Like us on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus
Showing posts with label SD. Show all posts
Showing posts with label SD. Show all posts

Friday, September 5, 2014

Family


Keluarga : Family

Kakek : Grandfather

Nenek : Grandmother

Kakek Nenek : Grandparents

Ayah : Father

Ibu : Mother

Orang Tua : Parents

Suami : Husband

Istri : Wife

Suami Istri : Couple

Anak laki-laki : Son

Anak perempuan : Daughter

Saudara perempuan : Sister

Saudara laki-laki : Brother

Saudara laki-laki ayah/ibu (om) : Uncle

Saudara perempuan ayah/ibu (tante) : Aunt

Keponakan laki-laki : Nephew

Keponakan perempuan : Niece

Sepupu : Cousin

Sepupu laki-laki : Male cousin

Sepupu perempuan : Female cousin

Cucu laki-laki : Grandson

Cucu perempuan : Granddaughter

Ayah tiri : Step father

Ibu tiri : Step mother

Anak laki-laki tiri : Step son

Anak perempuan tiri : Step daughter

Saudara perempuan tiri : Step sister

Saudara laki-laki tiri : Step brother

Thursday, September 4, 2014

Soal dan Jawaban PR Matematika Kelas V




1. Pak Didin membeli 5 kg kedelai seharga Rp 25.000,00 setiap kilonya untuk diproses menjadi tempe. Jika satu kilogram kedelai dapat dibuat menjadi 15 potong tempe, berapakah biaya produksi satu potong tempe tersebut?

Jawaban :
Harga kedelai per kilo --> 25.000 : 5 = Rp 5.000,00/kilo
Biaya produksi satu potong tempe --> 5.000 : 15 = Rp 333,33,00

2. Minggu lalu, Ibu membeli lima potong tempe masing-masing dengan harga Rp 12.000,00. Kemarin harga per potong tempe telah menjadi Rp 14.600,00. Berapa persenkah kenaikan harga tempe tersebut?

Jawaban :
Selisih Harga --> 14.600 - 12.000 = Rp 2.600
Persentase Kenaikan Harga --> 2.600/14.600 x 100% = 17,8%

3. Tidak hanya harga tempe yang naik, harga tahu per sepuluh biji telah naik sebesar 25% dari harga awal sebesar Rp 10.000,00. Berapakah harga tahu per sepuluh biji setelah terjadi kenaikan?

Jawaban :
Kenaikan Harga --> 25/100 x 10.000 = Rp 2.500
Harga tahu setelah kenaikan harga --> 10.000 + 2.500 = Rp 12.500,00

Bilangan Pecahan


A. Operasi pada Bilangan Pecahan


1. Penjumlahan Bilangan Pecahan


a. Penjumlahan Pecahan dengan Penyebut Sama


Rumus :






Contoh :





Pembilang dijumlahkan dengan pembilang (5+2), sedangkan penyebutnya tidak dijumlahkan karena nilainya sudah sama (7).


b. Penjumlahan Pecahan dengan Penyebut Tidak Sama


Rumus 1 :





Rumus 2 :






Contoh :





Untuk penjumlahan dengan penyebut tidak sama, penyebutnya harus disamakan terlebih dahulu dengan dua cara, yaitu dengan mengalikan kedua penyebut (Rumus 1) atau dengan menentukan KPK-nya (Rumus 2). Pada contoh tersebut KPK dari 3 dan 7 adalah 21.


2. Pengurangan Bilangan Pecahan


a. Pengurangan Pecahan dengan Penyebut Sama


Rumus :





Contoh :






Apabila penyebutnya sama, pembilang bisa langsung dikurangkan

b. Pengurangan Pecahan dengan Penyebut Tidak Sama


Rumus 1 :






Rumus 2 :






Contoh :





Untuk pengurangan dengan penyebut tidak sama, penyebutnya harus disamakan terlebih dahulu dengan dua cara sama seperti dengan penjumlahan, yaitu dengan mengalikan kedua penyebut (Rumus 1) atau dengan menentukan KPK-nya (Rumus 2).


3. Perkalian Bilangan Pecahan

Dalam perkalian bilangan pecahan, pembilang dikalikan dengan pembilang dan penyebut dikalikan dengan penyebut.

a. Perkalian Bilangan Pecahan dengan Bilangan Bulat


Rumus :






Contoh :






b. Perkalian Bilangan Pecahan dengan Bilangan Pecahan


Rumus :






Contoh :








4. Pembagian Bilangan Pecahan


Rumus :







Pembagian bilangan pecahan dibuat menjadi perkalian bilangan pecahan (pembilang dan penyebutnya ditukar).


Contoh :








B. Menyederhanakan Bentuk Pecahan

Menyederhanakan bilangan pecahan dapat dilakukan dengan membagi pembilang dengan penyebutnya dengan FPB dari keduanya.

Contoh :





Jawaban :



















C. Mengubah Bentuk Pecahan

a. Mengubah Pecahan Campuran ke Pecahan Biasa

Rumus :





Contoh :





b. Mengubah Pecahan Biasa ke Bentuk Persen
Pecahan persen adalah pecahan biasa ke bentuk persen, penyebutnya harus dibuat menjadi 100.

Contoh :








c. Mengubah Pecahan Biasa ke Pecahan Desimal
Untuk mengubah pecahan biasa ke pecahan desimal dapat dilakukan dengan mengubah penyebutnya agar menjadi bilangan dengan pangkat 10 (10, 100, 1000, dan seterusnya).

Contoh :

Monday, September 1, 2014

Soal dan Jawaban PR Bahasa Indonesia Kelas V



Mengapa air penting bagi kita?
Karena tiga per empat bagian tubuh manusia terdiri atas air. Air diperlukan oleh hampir semua bagian tubuh manusia. Air diperlukan untuk membantu mencerna makanan. Air membantu sel darah untuk menyebarkan makanan ke semua bagian tubuh. Air juga membantu membuang kotoran sisa proses metabolisme tubuh. Manusia menggunakan air untuk berbagai keperluan.

Di mana saja kita bisa menemukan air?
Sungai, Danau, Laut, Sumur, dan lain-lain.

Macam-macam kegunaan air?
- Tanaman-tanaman berhijau daun memerlukan air untuk membuat makanannya.
- Para petani menggunakan air untuk membantu tanamannya tumbuh dan berkembang dengan baik.
- Para nelayan menggunakan air untuk keperluan budidaya perikanan.
- Air digunakan sebagai pembangkit listrik untuk keperluan sehari-hari.
- Air juga digunakan sebagai sarana transportasi.

 

© 2013 Welda Aprilia's Blog. All rights resevered. Thanks to Welda Aprilia

Back To Top